Laman

Rabu, 07 Agustus 2013

CARA MENGHITUNG KKM (KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL)


Sebagai pijakan bagi suksesnya berbangsa dan bernegara, sudah seharusnya pemerintah senantiasa mengontrol kualitas pendidikan yang ada. Mulai dari kurikulum, sarana, tenaga pendidik bahkan sampai standar kelulusan. Semua adalah hal yang memang seharusnya dilakukan. Berkaitan dengan hal yang disebutkan terakhir, pemerintah telah memberikan pedoman atau rumus yang bisa dijadikan pijakan bagi setiap guru di semua sekolah  di tanah air. Sebuah pedoman yang realistis, karena mempertimbangkan apa yang ada di sekolah bersangkutan.
Pedoman yang selanjutnya dikenal dengan istilah Kriteria Ketuntasan Minimal atau sering disingkat dengan KKM ini, dikonstruk dari berbagai hal yang mana hal tersebut berkaitan erat dengan faktor yang harus dilibatkan dalam mencapai kompetensi di setiap mata pelajaran. Hal tersebut antara lain: tingkat kesukaran materi, sarana yang tersedia dan kemampuan siswa. Berikut adalah langkah-langkah dalam menentukan KKM:
1.     Hitunglah jumlah Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran setiap kelas.
2.     Tentukan kekuatan / nilai untuk setiap aspek / komponen sesuai dengan kemampuan masing-masing aspek.
a.     Aspek kompleksitas. Semakin komplek (sukar) KD maka nilainya semakin rendah, dan semakin mudah KD maka nilainya semakin tinggi.
b.    Aspek sumber daya pendukung (sarana). Semakin tinggi sumber daya pendukung maka nilainya semakin tinggi.
c.     Aspek intake. Semakin tinggi kemampuan awal siswa (intake) maka nilainya semakin tinggi pula.
3.     Jumlah nilai setiap komponen, selanjutnya dibagi tiga untuk menentukan KKM setiap KD.
4.     Jumlahkan seluruh KKM KD, selanjutnya dibagi dengan jumlah KD untuk menentukan KKM mata pelajaran
5.     KKM setiap mata pelajaran pada setiap kelas tidak sama, tergantung pada kompleksitas KD, daya dukung, dan potensi siswa.